Seputareuro – Akhir-akhir ini Madrid sedang dalam performa yang sangat buruk sekali. Tim besutan Santiago Solari ini cuma menang sekali dalam empat laga terakhir, di mana tiga sisanya berujung dengan kekalahan.

Madrid bahkan menelan kekalahan beruntun dari Barcelona di dua laga teranyar, masing-masing 0-3 di Copa del Rey tengah pekan lalu dan 0-1 di LaLiga, Minggu (3/3) kemarin. Kekalahan beruntun dari sang rival besar ini jadi pukulan telak untuk Los Merengues.

Luka Modric pun kemudian angkat bicara. Dia mengakui mencetak gol jadi salah satu masalah terbesar Real Madrid musim ini. Tapi Los Blancos tak boleh mengeluh soal kepergian Cristiano Ronaldo.

Madrid akan menjamu Ajax di leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Rabu (6/3/2019) dinihari WIB. Madrid dalam posisi diunggulkan menyusul kemenangan 2-1 di Amsterdam pada leg pertama.

Tapi kans Ajax tentu saja belum tertutup sepenuhnya. Kemenangan 2-0 atau skor selisih sama dengan mencetak tiga gol/lebih bisa meloloskan mereka. Apalagi ditambah lini inti pertahanan Madrid, Ramos tidak bisa ikut dalam pertandingan ini.

Menyusul kabar buruk ini, pembicaraan yang kembali muncul adalah soal kehilangan Cristiano Ronaldo. Sejak kepergian Ronaldo di musim panas tahun lalu, Madrid memang kesulitan tampil konsisten.

Hilangnya sumber gol utama dan patokan saat menyerang membuat Madrid kepayahan mengonversi peluang. Modric menyebut timnya masih kesulitan berbagi peran sebagai penyumbang gol.

“Cristiano adalah seorang pemain yang akan dirindukan tim manapun. Mencari penggantinya itu hampir mustahil. Tentu saja kami merindukannya, mengingat segala yang dia lakukan untuk klub ini,” ujar Modric dikutip Marca.

Eks pemain Madrid, Fernando Sanz juga membagikan pandangannya tentang hal ini. Dia mengungkapkan kekurangan tim yang bermarkas di Santiago Bernabeu itu adalah kekurangan pemain bintang.

“Real Madrid kekurangan pemain yang membuat tim menjadi hebat. Itu masalahnya, mereka tak mempunyai seorang bintang, masih pemain-pemain yang sama dengan tim lima tahun lalu,” kata Sanz di Marca.

BACA JUGA : Misi Balas Dendam Terhadap PSG, Solskjaer Optimis

“Kami mesti berterima kasih pada mereka, mereka sudah menuliskan babak paling brilian dalam buku sejarah sepakbola, tapi mereka tak mempunyai pencetak gol yang andal,” lanjut pemain yang ikut mengantar Madrid juara Liga Champions 1997/1998 itu.

Setelah tersingkir dari Copa Del Rey sekarang Madrid hanya mempunyai kesempatan untuk mendapatkan 2 trofi yaitu trofi champion dan trofi liga Inggris. Di liga Inggris Madrid sekarang tertinggal jauh dengan Barcelona yang berada di peringkat dengan jarak besar 12 poin. Sedangkan di Liga Champion Madrid akan bertemu dengan Ajax di leg ke 2.


LEAVE A REPLY