Seputareuro –  Wayne Rooney mengaku sebenarnya ia hampir ingin mengakhiri karier di Manchester United. Namun ia juga tidak mengatakan bahwa keputusannya untuk meninggalkan MU salah.

Seperti diketahui, Rooney sudah mengisi skuat United sejak 2004 untuk kemudian menjadi legenda klub dengan memecahkan rekor gol Sir Bobby Charlton, yang rekornya juga ia lampaui di tim nasional Inggris.

Pemain asal Liverpool itu baru memutuskan hengkang pada 2017 lalu untuk kembali ke klub lamanya Everton, dan kini meneruskan petualangannya di Amerika Serikat bersama DC United sejak musim panas kemarin.

BACA JUGA : Peluang MU Menjuarai Liga Inggris Diyakini Sudah Tertutup

Ditanya MUTV apakah ia masih rindu bermain untuk United, Rooney mengatakan: “Tentu saja saya merindukannya. Itu adalah pencapaian terbesar dalam karier saya, bermain untuk Man United, dan saya ada di sana untuk waktu yang sangat lama. Namun itu adalah waktu yang tepat [untuk hengkang].

“Pertama-tama, saya tidak terlalu bermain [di periode terakhir]. Saya ini adalah pemain yang selalu ingin bermain. Tentunya saya berbicara dengan manajer [Jose Mourinho] dan saya merasa tidak akan dapat kesempatan bermain lagi, jadi saat itu adalah keputusan dan waktu yang tepat bagi saya untuk pergi.

“Tentu saja, saya masih berharap, situasi idealnya adalah bertahan di sana dan mengakhiri karier di sana, namun sepakbola itu berubah cepat. Banyak hal berbeda bisa terjadi dan itu terjadi karena alasan.

“Saya pergi dengan banyak kenangan bagus. Saya kini punya kesempatan bagus untuk bermain di Amerika Serikat. Saya menjalani waktu yang luar biasa di United, dan sekarang saya sudah tidak sabar untuk kembali dan bertemu beberapa teman saya, dan sejumlah rekan dari staf kepelatihan,” tandas Rooney, yang akan memainkan laga terakhirnya bersama Inggris melawan Amerika di Wembley pada Jumat (16/11) dini hari WIB nanti.


LEAVE A REPLY