Seputareuro –  Liverpool menutup tahun 2018 dengan performa gemilang saat menghadapi Arsenal. The Reds menang dengan skor telak 5-1.

Pada laga Liga Inggris pekan ke-20 yang dihelat di Anfield, Minggu (30/12/2018) dini hari WIB, Liverpool kalah penguasaan bola 48 berbanding 52 persen. Namun, mereka begitu ganas dalam pembuatan peluang, 13 attempts berbanding lima milik Arsenal.

Jalannya Pertandingan

Liverpool mengawali pertandingan dengan situasi yang tidak meyakinkan, diwarnai salah umpan di area sendiri oleh Fabinho yang direbut Alex Iwobi, beruntung kiper Alisson Becker cukup sigap menghentiknan tendangan sayap Arsenal itu.

Akan tetapi jalur umpan Liverpool terbaca masih terus terjadi dan kali ini saat Dejan Lovren berusaha melepaskan umpan panjang bola berhasil direbut Arsenal. Iwobi lantas melakukan kerja sama satu dua sentuhan dengan Aaron Ramsey sebelum melepaskan umpan ke area tiang jauh di mana Maitland-Niles berlari untuk meluncur dan mengarahkan bola ke gawang Liverpool demi membawa timnya unggul pada menit ke-11.

Namun gol tersebut seolah melecut semangat para pemain tuan rumah yang segera membalas dan berbalik memimpin dalam kurun waktu lima menit saja dari gol Maitland-Niles.

Pada menit ke-14, Firmino lebih dulu menyamakan kedudukan saat ia berhasil memanfaatkan bola liar di muka gawang.

Firmino awalnya menyodorkan umpan yang diterima dengan baik oleh Mohamed Salah yang berusaha menusuk ke dalam kotak penalti, namun bola berhasil dijegal oleh Granit Xhaka dan menjadi liar.

BACA JUGA : Balas Peringatan Guardiola, Klopp ” Liverpool Tak Merasa Tertekan”

Bola berusaha disapu Stephan Lichsteiner namun membentur tubuh Shkodran Mustafi dan bergulir ke arah Firmino yang berlari serta cukup melakukan sontekan kecil tanpa melihat gawang demi memastikan gol penyama kedudukan pada menit ke-14.

Lantas dua menit berselang Firmino mencetak gol keduanya demi membawa Liverpool berbalik memimpin 2-1 saat ia berhasil merebut bola di depan kotak penalti Arsenal, sebelum menghindari jegalan tiga pemain lawan dan menyarangkan bola kembali ke gawang Bernd Leno.

Kendati Arsenal berusaha membalas namun serangan mereka selalu kandas sebelum mencapai akhir lapangan sedangkan Liverpool cukup tenang menjalani keunggulan mereka.

Liverpool kemudian memperbesar keunggulan menjadi 3-1 pada menit ke-32 dalam situasi menyusul sepak pojok yang disapu tak sempurna barisan pertahanan Arsenal. Bola jatuh ke kaki Andy Robertson yang melepaskan umpan lambung disambut satu sentuhan oleh Salah demi mengirimkannya ke muka gawang di mana Mane menanti dengan tembakan keras.

Arsenal kian terpuruk di pengujung babak pertama saat Salah dijatuhkan mudah oleh Sokratis di dalam kotak penalti dan wasit Michael Oliver segera menunjuk titik putih.

Salah yang menghadapi bolanya sendiri melepaskan tendangan keras yang meskipun berhasil ditebak arahnya oleh Leno namun tak mampu dihentikan demi mengalir deras ke dalam gawang dan membuat Liverpool unggul 4-1 saat menyudahi babak pertama.

Arsenal berusaha memulai pertandingan lebih baik di babak kedua, namun serangan mereka selalu mudah dipatahkan barisan pertahanan Liverpool yang dikomandoi Virgil van Dijk.

Sebaliknya Liverpool juga terus berusaha menekan tiap kali menguasai bola, hingga akhirnya mendapatkan hadiah tendangan penalti kedua yang berbuah dari pelanggaran cukup ringan Sead Kolasinac terhadap Dejan Lovren dalam situasi bola mati pada menit ke-64.

Salah memberikan kesempatan kepada Firmino untuk menjadi algojo, dan legiun Brazil itu dengan dingin mengecoh Leno demi melengkapi raihan trigolnya dalam pertandingan tersebut sekaligus memperbesar keunggulan Liverpool menjadi 5-1.

Pada menit ke-85, Alexandre Lacazette terjatuh di dalam kotak penalti setelah mendapatkan kontak dari Nathaniel Clyne namun wasit mengabaikan permintaan penalti para pemain Arsenal. Skor 5-1 bertahan hingga peluit tanda berakhirnya pertandingan berakhir berbunyi.

Usai Arsenal, Liverpool ditunggu laga tandang kontra Manchester City, Jumat (4/1/2019) dinihari WIB pada pertandingan pertama di 2019.


LEAVE A REPLY