Seputareuro – Paris Saint-Germain (PSG) harus menunda lagi mengunci juara Ligue 1 pekan ini. Alih-alih berpesta, PSG malah kalah telak 1-5 dari LOSC Lille.

PSG harus menelan pil pahit kalah 1-5 di markas Lille, Stade Pierre Mauroy, Senin (15/4/2019) dini hari WIB pada laga pekan ke-32 Ligue 1. Tim tuan rumah mampu unggul cepat pada menit ke-7 usai Thomas Meunier melakukan gol bunuh diri.

Namun hanya selang tiga menit Juan Bernat mampu menyetarakan kedudukan lewat golnya. Dia mencetak usai menerima umpan akurat dari Kylian Mbappe.

Petaka kemudian menimpa Bernat pada menit ke-36, saat ia menerima kartu merah langsung dari wasit. Pemain asal Spanyol ini menjadi orang terakhir di lini pertahanan PSG dan terpaksa melanggar Nicolas Pepe.

Meski bermain dengan 10 orang pemain Le Perisien mampu mempertahankan skor 1-1 hingga babak pertama usai. Setelah rehat situasi memburuk bagi skuat Thomas Tuchel.

Tim tuan rumah memberondong gawang mereka dengan empat gol . Gol – gol tersebut di bagi rata oleh Nicolas Pepe, Jonathan Bamba, Gabriel, dan Jose Fonte.

Kylian Mbappe pun mengecam permainan Paris Saint-Germain (PSG) tersebut. Ia menyebut Le Parisiens tampil seperti seorang pemula.

“Kami akan tetap menjadi juara pada akhirnya tetapi ketika Anda kalah Anda harus kalah dengan cara tertentu. Anda tidak ingin kehilangan karakter dengan cara seperti ini, (kebobolan) tiga, empat dan lima gol. Itu tidak normal,” tutur Mbappe dilansir dari Canal plus seperti dikutip dari Sportskeeda.

BACA JUGA : Comeback!! MU Singkirkan PSG di Liga Champion

“Lille adalah tim yang bagus jadi selamat untuk permainan mereka. Mereka memiliki penggemar yang bagus, stadion yang indah, tapi kami harusnya dapat bermain dengan karakter yang lebih kuat.”

“Ini adalah salah satu kesalahan fatal kami, saya pikir. Kami harus memperbaikinya dengan cepat. Tidak ada yang lain yang bisa kami lakukan kecuali hal tersebut.”

“Sepakbola dimainkan di lapangan. Hari ini kami bermain seperti pemula. Kami harus mendapatkan kembali fokus, ada pertandingan pada hari Rabu, tapi saya pikir kami harus berhenti kalah memalukan seperti ini,” tutup pemain 20 tahun ini sambil menyimpulkan.


LEAVE A REPLY