Seputareuro –  Real Madrid resmi mengangkat Zinedine Zidane lagi sebagai pelatih usai memecat Santiago Solari. Zidane dikontrak sampai 2022.

Madrid mengumumkannya lewat situs resmi mereka, Senin (12/3/2019) dinihari WIB tak lama setelah kabar soal comeback Zidane itu menyeruak ke publik. Solari pun harus kehilangan pekerjaannya setelah Madrid kehilangan tiga peluang meraih trofi sekaligus dalam waktu sepekan di Copa del Rey, LaLiga, dan terakhir Liga Champions.

Madrid meraih sukses besar ketika mempertahankan titel Liga Championsmereka musim lalu. Itu adalah trofi ketiga mereka beruntun di kompetisi itu. Di era Zidane, Madrid juga sukses meraih trofi domestik saat menjuara LaLiga dan Piala Super Spanyol.
Namun, kepergian Zidane musim panas lalu plus ditinggal Cristiano Ronaldo membuat Madrid limbung. Tak ada pemain bintang yang datang jadi alasan mengapa Madrid jeblok musim ini.
Kabar ini pun sangat mengejutkan mengingat bahwa selama ini Mourinho yang santer diberitakan akan menjadi pelatih Madrid. Publik pun banyak bertanya-tanya kenapa Mourinho tidak jadi didatangkan.
Eks Presiden Madrid Ramon Calderon pun memberikan pendapatnya. Dia menilai ada terjadi penolakan dari ruang ganti.
Calderon menilai ada penolakan dari pemain-pemain berpengaruh di ruang ganti terhadap Mourinho. Menurutnya, memilih Mourinho akan jadi langkah mundur untuk Madrid yang sedang dalam momen sulit.

“Para pemimpin di ruang ganti memaksa untuk menolak kemungkinan Jose Mourinho. Dia meninggalkan banyak masalah dan saya pikir dia akan menambah masalah yang sudah kami miliki jika dia datang,” ujar Calderon kepada Sky Sports.

“Menurut saya Jose Mourinho akan jadi langkah mundur, ada banyak masalah dan kontroversi ketika dia di sini.”

“Dia adalah pelatih bagus dengan banyak trofi, tapi banyak pemimpin di ruang ganti yang tidak menyukainya dan saya kira itu penting dalam pengambilan keputusan,” katanya.

Jangan ketinggalan laga perdana Zidane sebagai pelatih bersama Madrid melawan Celta Vigo tanggal 16 maret mendatang.

LEAVE A REPLY