Seputareuro – Sudah lama sejak Ronaldo pindah ke Juventus. Kepindahan secara tiba-tiba Ronaldo ini menimbulkan tanda tanya besar kepada publik, Mengapa Ronaldo mau pindah dari Real Madrid padahal bersama Real Madrid, Ronaldo sudah sangat cocok bahkan meraih banyak gelar serta menjuarai banyak liga.

Eks Presiden Real Madrid Ramon Calderon akhirnya membeberkan alasan sebenarnya Cristiano Ronado pergi. Calderon mengungkapkan, Madrid melego Ronaldo karena mengincar Neymar.

Rumor yang berkembang menyebut bahwa kepergian Ronaldo berkaitan dengan hubungan yang buruk dengan Presiden Madrid Florentino Perez. Menurut Calderon, Ronaldo tidak senang karena Madrid tidak akan memberinya kontrak baru dan malah berniat mendatangkan Neymar dari Paris St. Germain.

“Cristiano ingin naik gaji setelah memenangi Liga Champions,” Calderon mengatakan kepada Radio Villa Trinidad yang dikutip FourFourTwo. “Namun, Florentino menolak.”

“Ronaldo juga marah karena Real mau menghabiskan banyak uang untuk mendaratkan Neymar,” lanjut dia.

“Florentino bilang kepada dia bahwa kalau ada yang menawarkan 100 juta euro, dia bisa pergi. Itulah yang terjadi.”

BACA JUGA : Kontroversi Kepa, Alasan Sarri Marah-Marah

Kepergian Ronaldo menjadi pukulan berat bagi Real Madrid sebab bisa dibilang Ronaldo adalah tulang punggung Madrid yang bertugas menjadi mesin pencetak gol ketika melawan laga-laga sulit. Tetapi ternyata hal ini juga membawa angin segar bagi Benzema. Benzema mengaku bahagia karena dia akhirnya bisa memainkan permainan aslinya.

Striker Prancis itu bergabung Madrid dari Lyon pada musim panas 2009, bersamaan dengan Ronaldo yang didatangkan dari Manchester United. Tak seperti di klub lamanya di mana dia menjadi ujung tombak, Benzema mesti menjadi penyuplai bola untuk Ronaldo.
Berkat Benzema, Ronaldo mampu mencetak 450 gol dalam 432 penampilan bagi Los Blancos. Torehan yang membuat megabintang sepakbola Portugal itu menjadi topskorer sepanjang sejarah klub, sekaligus dianggap sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah ada.
Setelah Ronaldo pergi, Madrid tidak dapat menggaet pengganti sepadan Ronaldo, yang memutuskan hijrah ke Juventus. Kini Benzema kembali ke posisi aslinya sebagai tumpuan di lini depan. Sejauh musim ini bergulir, Benzema telah membuktikan dirinya usai menceploskan 20 gol dalam 40 penampilan.

“Sebelumnya, ada seseorang yang mencetak lebih dari 50 gol semusim dan aku memainkan peran sebagai penyuplai,” Benzema mengatakan kepada France Football, yang dikutip Sky Sports.

“Aku menyesuaikan permainanku pada Cristiano. Kami membentuk duet yang bagus. Aku terus-terusan mencari dia dengan target membantu dia menceak lebih banyak gol.”

“Sekarang aku pemimpin lini serang. Terserah aku untuk membuat perbedaan. Sekarang aku sangat gembira karena aku bisa memainkan sepakbola asliku,” lugas dia.

 


LEAVE A REPLY