Seputareuro Marcus Rashford berniat untuk mengembalikan Manchester United ke persaingan gelar juara setelah menandatangani kontrak baru selama empat tahun dengan klub. Penyerang berusia 21 tahun ini memperpanjang kontraknya di Old Trafford hingga 2023, dengan opsi perpanjangan kontrak sebagai pemimpin era baru dibawah asuhan Ole Gunnar Solskjaer.

1

Rashford menjadi pemain yang terlibat lebih banyak gol dibandingan pemain United lainnya di seluruh kompetisi sejak melakukan debut Februari 2016 lalu. Ia menjadi salah satu pemain penting, namun perlahan sinarnya mulai meredup setelah Alex Ferguson memutuskan untuk pensiun.

The Red Devils sukses meraih beberap gelar seperti Europa League, FA Cup, dan EFL Cup sejak 2013 namun selalu gagal dalam persaingan memperebutkan gelar Premier League. Dan finish di peringkat keenam pada musim lalu membuat mereka tidak berpartisipasi di Liga Champions 2019-2020.

United terpaut 32 poin dari sang juara musim lalu Manchester City dan Rashford mengakui hal tersebut cukup membuatnya kecewa untuk melihat klub yang dibelanya gagal bersaing dengan tim-tim besar lainnya.

3

Memberikan pernyataan kepada Times setelah mengumumkan penandatanganan kontrak baru, ia berkata: “Ada sebuah kebanggaan dan merasa senang telah menandatangani kontrak baru.

“Manchester United adalah sebuah keluarga besar. Beberapa klub tidak memiliki hubungan seperti itu, mereka hanyalah sebuah klub. Itulah mengapa Manchester United lebih dari sekesar klub sepakbola bagi saya.

“Sebagai seorang fans saya merasa sangat emosional. Jika kami kalah dalam sebuah pertandingan, kekalahan tersebut berimbas pada mood saya karena saya adalah seorang fan. Saya merasa kecewa melihat posisi kami saat ini jika dibandingkan dengan kejayaan kami di masa lampau. Saya menggunakan kekecewaan tersebut sebagai sebuah motivasi. Saya merasa tertantang untuk kembali membawa United berjaya.

LIHAT JUGA : Saat-saat Terbaik David Silva di Mancity

“Tidak ada hal yang paling membanggakan selain melihat klub ini kembali menjuarai Premier League, meraih gelar Liga Champions lagi. Semua orang pantas mendapatkannya, bukan hanya para fans namun juga klub ini sendiri. Mereka tidak pantas berada di posisi saat ini. Sebagai pemain, kami adalah orang-orang yang memiliki kesempatan untuk mencoba dan melupakan apa yang telah terjadi lima atau enam tahun terakhir dan membawa klub kembali berprestasi.”

Rashford, fans United sejak kecil, telah menjadi bagian dari klub ini sejak pertama kali bergabung bersama akademi di usia tujuh tahun.

“Saya tidak akan pernah lupa ketika United menemukan saya.” Ujarnya. “Saya berusia enam tahun kala itu. Saya sedang bermain di lapangan Fletcher Moss dan ada seorang misterius sedang menyaksikan saya bermain. Namun saya tidak memikirkan hal tersebut, saya hanya terus bermain. Saya melihatnya kembali dan ia sedang berbincang dengan ibu dan kakak saya (Dwaine).

“Lalu mereka memanggil saya. ‘Ada apa?’ ujarku. ‘Apa kabar teman?’ ujar pria misterius tersebut. Lalu ia mengatakan bahwa ia adalah perwakilan dari Manchester United. Saya tidak pernah menyangkan seseorang dari United akan berada disana. Saya bersorak kegirangan.

2

“Saya tahu saya masih sangat muda, berusia enam tahun, dan banyak orang yang tidak berfikir akan bermain di tim utama sebuah klub di usia yang masih sangat muda, namun ketika ia mengungkapkan ia datang dari Manchester United, seketika saya ingin mengejar cita-cita saya.”

Rashford yakin gairah untuk bermain bagi United kembali ditanamkan oleh Solskjaer yang telah resmi mendatangkan para pemain muda, Daniel James dan Aaron Wan-Bissaka di jendela transfer musim panas ini.


LEAVE A REPLY