Seputareuro – Arsenal lolos ke babak 32 besar Liga Europa diiringi kabar kurang menyenangkan. Danny Welbeck mengalami cedera yang diprediksi sangat serius.

Arsenal memastikan tiket ke babak 32 besar Liga Europa di matchday 4. Meski cuma bermain imbang 0-0 melawan Sporting di Emirates Stadium, Jumat (9/11/2018) dini hari WIB, The Gunners tetap aman menuju fase knock-out.

Namun hasil bahagia itu dibarengi kabar buruk dari Welbeck. Striker Arsenal itu mengalami cedera parah pada pergelangan kakinya.

Danny Welbeck mendarat secara aneh pada menit 26 dan terlihat sangat kesakitan. Para pemain The Gunners memasang muka khawatir.

Striker Inggris Danny Welbeck tampaknya menderita satu cedera lain yang akan mengakhiri karirnya musim ini. Ia terjatuh dan kemudian terbaring kesakitan pada menit 26 laga Liga Europa melawan Sporting CP. Ia terlihat membutuhkan bantuan oksigen serta ditandu keluar dengan dugaan cedera pergelangan kaki.

Dalam tayangan ulang terlihat, sebuah serangan tengah berjalan bagi The Gunners dari sisi kanan lapangan saat bola kemudian dikirim masuk ke kotak penalti. Danny Welbeck melompat tapi sembari mendapat tantangan satu pemain lawan. Ia kemudian terjatuh dengan posisi miring dan berguling-guling kesakitan.

Welbeck Ketika Mendarat Secara Tidak Wajar
Welbeck Ketika Mendarat Secara Tidak Wajar

Manajer Arsenal Unai Emery pun mengkonfirmasi bahwa cedera Welbeck cukup serius. Menurutnya, ada yang patah pada pergelangan striker 27 tahun itu.

“Kabar terburuk malam ini adalah cedera Welbeck. Kami kira itu adalah cedera yang serius. Ada yang patah di pergelangan kakinya. Dia di rumah sakit dan kabarnya saat ini kami akan menunggu,” ujar Emery sepeti dikutip ESPN FC.

BACA JUGA : MU Tumbangkan Juventus, Ronaldo “Juventus Terlalu Santai”

Cedera yang dialami Welbeck diakui Emery membuatnya khawatir akan kondisi mental pemain-pemain Arsenal yang lain. Namun ia senang karena Pierre-Emerick Aubameyang dkk  tetap bisa menunjukkan performa yang bagus sepanjang pertandingan.

“Cederanya juga memengaruhi mental para pemain, karena melihat itu adalah cedera parah. Tapi ketika Anda bermain di laga kompetiti, itu bisa terjadi. Kami tidak ingin (melihatnya), tapi ini resiko profesi kami,” ucap Emery.

“Ketika seorang pemain cedera seperti itu dan setiap pemain di lapangan melihatnya, hal pertama yang melintas di pikiran adalah berpikir tentang keadaan si pemain.”

“Tapi kemudian saya pikir para pemain berkonsentrasi ke pertandingan dan di menit berikutnya kami lupa soal cederanya. Tapi setelah pertandingan, hal pertama yang dipikirkan adalah langsung bertanya soal kondisinya,” katanya.

 


LEAVE A REPLY