Seputareuro – Pertandingan yang mempertemukan Liverpool dengan Bayern Munich di leg I babak 16 besar Liga Champions 2018-2019 berakhir dengan skor 0-0, pada Rabu (20/2/2019) dini hari WIB. Laga tersebut berlangsung cukup sengit meski tak ada gol yang tercipta.

Dalam data yang dilansir oleh situs resmi Liga Champions, Bayern mencatatkan penguasaan bola 53 persen. Ada sembilan percobaan yang dilepaskan, cuma satu mencapai sasaran. Sementara itu, Liverpool melepaskan 16 tembakan yang dua di antaranya sampai ke bidang.

Setelah selesai pertandingan sengit tersebut rupanya ada hal unik yang terjadi di lapangan. Juergen Klopp dan Niko Kovac terlihat seolah berkonfrontasi usai hasil imbang 0-0 antara Liverpool dan Bayern. Sang pelatih Liverpool mencoba menjabat tangan Kovac, namun arsitek Muenchen itu malah meninggalkan Klopp. Berjabat tangan antar pelatih adalah suatu kebiasaan yang menjadi hal yang sering dilakukan seusai pertandingan berakhir.

Klopp terlihat diabaikan Kovac saat peluit tanda pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions tersebut berakhir. Namun, keduanya memberikan klarifikasi tak lama setelah insiden tersebut. Ternyata hal tersebut hanya kesalah pahaman belaka.

“Saya ingin menjabat tangan Niko dengan segera dan dia malah bergabung dengan kerumunan pemainnya. Saya rasa dia menjabat semua tangan pemain Bayern,” kata Klopp dikutip Sky Sports.

“Kemudian saat dia kembali, saya bilang ‘Saya menunggumu’ dan dia meminta maaf. Lalu saya bilang ‘tidak masalah’ dan dia mau meminta maaf lagi. Begitulah kejadiannya,” tambahnya.

BACA JUGA : Tinggal Selangkah Lagi Solskjaer Akan Mendapat Kontrak Permanen

Kovac menyebut perbedaan kultural menimbulkan kesalahpahaman ini. Dia mengungkapkan bahwa di Jerman normal saja pelatih menyelamati pemain lebih dulu sebelum kemudian menemui lawan.

“Itu lucu sih. Kami ada di tanah Inggris. Di Jerman, normal saja ketika laga berakhir, Anda menjabat tangan para pemain Anda,” kata Kovac.

Bayern akan kembali menjamu Liverpool di stadion Allianz Arena pada tanggal 14 Maret 2019. Laga ini akan menentukan nasib kedua tim, tim manakah yang akan lolos ke babak  liga Champion selanjutnya.

 


LEAVE A REPLY