Seputareuro – Malam sempurna untuk Cristiano Ronaldo. Hat-tricknya meloloskan Juventus ke perempatfinal Liga Champions Namun ada hal yang unik dengan selebrasi hat trick Ronaldo.

Ronaldo jadi pahlawan kemenangan Juve saat membungkam Atletico Madrid dengan skor 3-0 di leg kedua babak 16 besar yang dihelat di Allianz Stadium, Rabu (13/3/2019) dinihari WIB. Pemain Portugal itu memborong seluruh gol kemenangan Si Nyonya Tua.

Comeback Juve diawali gol sundulan Ronaldo pada menit ke-27 yang dilanjutkan gol keduanya empat menit setelah turun minum. Prosesinya pun sama, memanfaatkan crossing dari sayap, Ronaldo menjebol jala Jan Oblak dengan kepalanya.

Ronaldo menggenapkan hat-tricknya saat sukses mengeksekusi penalti pada menit ke-86 untuk memastikan kelolosan Juve dengan agregat total 3-2. Juve kalah dua gol tanpa balas di kandang Atletico.

Cetak Hat trick, Ronaldo pun berlari ke sudut lapangan dan dia melakukan selebrasi selangkanngan – itu kepada fans Juve. Aksi ini mengingatkan publik pada pelatih Atletico Diego Simeone tiga pekan sebelumnya yang juga melakukan hal yang sama.

Saat itu Diego Simeone kemudian dihukum UEFA dengan keharusan membayar denda sebesar Rp 320 juta rupiah. Simeone pun beralasan kenapa dia melakukan itu karena untuk menunjukkan ke publik kalau Atletico memiliki cojones (berarti telur atau nyali) dan meminta maaf jika selebrasinya itu menyinggung banyak pihak. Ia menjelaskan tindakan tersebut dilakukannya secara spontan.

BACA JUGA : Musim Comeback, Juventus Singkirkan Atletico, Ronaldo MVP

Jika Simeone didenda oleh UEFA, lantas bagaimana dengan Ronaldo? apakah akan dijatuhkan sanksi untuk tidak dapat bertanding. Direktur Juve pun angkat bicara mengenai hal ini. Dia menganggap bahwa aksi Ronaldo tersebut wajar saja.

“Saya tidak takut skorsing (untuk Ronaldo). Harusnya hal tersebut tidak usah dibahas terlalu jauh. Ekspresi di atas lapangan harusnya tidak perlu dibawa ke mana-mana,” ujar Direktur Juve, Pavel Nedved, seperti dikutip Sky Italia.

“Dia mendapat banyak ejekan di Madrid dan juga oleh fans tim tamu di sini. Saya paham itu, jadi marilah kita tidak berpikir soal hukuman apapun,” sambungnya.

“Kami pantas lolos. Kami mendapat kesempatan bermain dua kali lagi di Liga Champions, dua laga perempatfinal. Itu bagus sekali untuk mereka dan juga fans,” tutup Nedved.


LEAVE A REPLY