Seputareuro – Bos Barcelona, Ernesto Valverde mewakili perasaan timnya pasca kekalahan dari Liverpool di semifinal Liga Champions 2018/19 baru-baru ini. Meski beberapa hari telah berlalu sejak pertandingan itu, skuat Barca masih merasakan kekecewaan yang begitu mendalam.

Melawat ke Anfield, Rabu (8/5) lalu, Barcelona dibungkam Liverpool dengan skor telak 0-4. Kekalahan telak itu menisbikan kemenangan 3-0 Barca di Camp Nou pada leg pertama sepekan sebelumnya. Blaugrana tersingkir dengan agregat 3-4.

http://www.seputareuro.net

Dampak kekalahan itu begitu panjang. Skuat Barca dikritik keras, Lionel Messi dikecam fans, dan posisi Ernesto Valverde tidak lagi aman. Barca menganggap kegagalan di Liga Champions sebagai hukuman besar.

Valverde tidak punya kata lain untuk mendeskripsikan kekalahan tersebut selain menyakitkan. Setiap pemain Barca merasa kesulitan mencerna kegagalan mereka, dan dampaknya masih terasa sampai saat ini.

BACA JUGA : Unai Emery : Arsenal Belum Bisa Jadi Juara

“Kami tersakiti, saya tidak akan membantah itu, kami punya tanggung jawab pada diri kami sendiri dan pada fans kami,” tutur Valvede kepada Marca.

“Kami boleh kalah dalam duel fase gugur, masalahnya terletak pada bagaimana kami kalah. Kami tidak cukup bagus di babak kedua, kekalahan itu menyakitkan, tidak ada opsi selain tetap menatap ke depan dan kami harus mengambil langkah berikutnya.”

Kalah-menang adalah hal biasa dalam sepak bola. Barca boleh saja dikalahkan Liverpool, tetapi tidak dengan skor telak 0-4. Valverde mengakui ada perbedaan besar antara keduanya. Barca kalah telak karena mereka memang tidak cukup bagus.

“Rasanya kaki kami menjadi lebih berat [untuk melangkah], tetapi tidak ada cara lain untuk melupakan hal itu selain menerimanya.”

“Yang paling buruk adalah karena itu kegagalan yang paling baru, kekalahan kami bukan dengan skor 1-0, kami kalah 4-0, dan itu sangat berarti bagi klub sebesar Barca. Pemain-pemain ini punya kemampuan untuk membuat orang bersemangat,” tutupnya.


LEAVE A REPLY