Seputareuro Barcelona gagal menjadi juara Copa del Rey setelah dikalahkan Valencia. Apakah ada hubungannya dengan psikologis pemain usai disingkirkan Liverpool dari Liga Champions?

Dalam final di Estadio Villamarin, Minggu (26/5/2019) dini hari WIB, Barca kalah 1-2. Tim Catalan itu sudah tertinggal 0-2 oleh gol yang dibuat Kevin Gameiro dan Rodrigo.

Barca cuma dapat membalas satu gol. Lionel Messi menjebol gawang Valencia di menit ke-73.

Barcelona Gagal di Final copa del Rey

Kekalahan tersebut dikaitkan dengan buruknya mental pemain setelah kegagalan di semifinal Liga Champions. Sempat unggul 3-0 pada leg pertama, Messi dkk kalah telak 0-4 pada pertemuan kedua.

Sejak itu, Barca dihujani kritik dan cemoohan dari suporter. Bahkan, ketika mereka menuai kemenangan atas Getafe 2-0.

Pelatih Barca, Ernesto Valverde, menampiknya. Dia bersikukuh psikologis pemainnya baik-baik saja.

Lihat Juga : Arsenal Ingin Juara Liga Europa Incar Samuel Umtiti

“Kami kalah, itu bukan karena isu mental pemain. Ini berbeda dari pertandingan yang kami mainkan dua minggu yang lalu, namun kami kalah lagi, itulah kenyataan,” ujar Valverde seperti dikutip Four Four Two.

“Kami gagal memenuhi harapan kami sendiri: kami telah merayakan gelar juara liga, kami pikir kami bisa meraih treble dan kami berada pada jalur yang tepat, baik di Liga Champions ataupun di Copa del Rey,” dia menjelaskan.

“Kalian kecewa karena kami memberikan harapan dan hasilnya tak sesuai dengan ekspektasi. Kami di sini untuk memenangi gelar juara dan bukan hal lain,” dia menegaskan.


LEAVE A REPLY